Mengenal Lebih Dekat TPA Tahfidz Masjid Al-Muhtadin

Santri TPA Tahfidz Masjid Al-Muhtadin bersama Ibu Camat Kalasan, Kabupaten Sleman.
Santri dan Asatidz TPA Tahfidz Masjid Al-Muhtadin bersama Ibu Camat Kalasan, Kabupaten Sleman.

Apa itu TPA Tahfidz?

TPA Tahfidz adalah Taman Pendidikan Al-Qur’an plus Program Tahfidzul Qur’an. Jadi, ini sama dengan TPA pada umumnya, akan tetapi ditambah dengan program tahfidz atau hafalan al-Qur’an.

Program TPA Tahfidz Masjid Al-Muhtadin mulai dicanangkan pada bulan Januari 2017. Sebelumnya, adalah TPA seperti pada umumnya Taman Pendidikan Al-Qur’an. TPA Al-Muhtadin, demikian nama sebelumnya, resmi terbentuk pada 19 Juli 1998, dikukuhkan oleh PDHI Yogyakarta bersamaan dengan dikukuhkannya Takmir Masjid Al-Muhtadin.

Setelah berubah menjadi TPA Tahfidz, santri yang sebelumnya berasal dari kompleks perumahan dan sekitarnya, menjadi bertambah banyak dari beberapa dusun atau perumahan yang agak jauh dari kompleks Perum Purwomartani Baru.

Bila melihat data dalam formulir pendaftaran, santri TPA Tahfidz Masjid Al-Muhtadin berasal dari Perumahan Purwomartani Baru, Japlaksari, Dukuhsari, Randusari, Sidokerto, Bromonilan, Karangmojo, Kujonsari, Perum Pertamina, Babadan, Bayen, Perum Puri Mojo Asri, Perum Citra Ringin Mas, Sambiroto, Dayakan, Wedomartani, Kadirojo, Perum Asoka Citra, Sambisari, Sembego, dan Tirtomartani.

Santri belajar di kelas.
Santri berkreasi mewarnai di lapangan.

 

Kurikulum dan Sistem Belajar

Kurikulum mengikuti Sistem Taman Pendidikan Al-Qur’an dengan Metode IQRO’ sebagaimana Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional, dalam hal ini Team Tadarus AMM Yogyakarta, dan dipadu dengan penambahan tahsin dan tahfidz al-Qur’an.

Santri dibagi dalam dua kelas, yakni Kelas IQRO’ dan Kelas QUR’AN.

Santri Kelas IQRO’ belajar membaca dengan Metode IQRO’ secara personal sampai Buku Jilid 6. Setelah selesai belajar IQRO’, santri masuk kelas dengan jadwal yang berganti-ganti untuk materi Ibadah, Hafalan Hadits Akhlak Sehari-hari, dan Doa Sehari-hari. Seusai materi tambahan, semua santri mengikuti tahfidz atau menghafal jus 30 secara halaqah atau berkelompok yang dibimbing ustadz/ustadzah.

Sedangkan santri Kelas QUR’AN belajar tahsin secara personal atau sesuai dengan halaman Qur’an yang dibaca secara urut sampai 30 juz. Setelah selesai tahsin, santri masuk kelas dengan jadwal yang berganti-ganti untuk materi Ibadah, Hafalan Hadits Akhlak Sehari-hari, dan Doa Sehari-hari. Seusai materi tambahan, semua santri mengikuti tahfidz 4 surat pilihan, yakni al-Mulk, ar-Rahmaan, al-Waqi’ah, dan Yasin secara halaqah atau berkelompok yang dibimbing ustadz/ustadzah.

Santri foto bersama di serambi masjid.

 

Jadwal Proses Belajar Mengajar (PBM) Santri

Proses Belajar Mengajar dilangsungkan pada hari Selasa, Rabu, Jum’at. Dimulai pukul 16.00 s/d jamaah shalat Maghrib. Setelah jamaah shalat Maghrib, dilakukan penutupan Proses Belajar Mengajar dengan berdoa.

Foto bersama waktu kunjungan santri dan ustadz ke Kampus AMIKOM Yogyakarta.

Ustadz dan Ustadzah

  1. Ustadz Akhmad Muhaimin Azzet
  2. Ustadz Taufiqur Rohman
  3. Ustadzah Nurul Imamah
  4. Ustadzah Siti Mu’asaroh
  5. Ustadzah Ari Agustina
  6. Ustadzah Ika Siwi Tira Ardiani
  7. Ustadzah Siti Muslimah
  8. Ustadzah Parti Wono Sentono
  9. Ustadzah Meta Salma
  10. Ustadzah Toyyibah
  11. Ustadzah Afa Fathurrahmah

Demikian tulisan singkat tentang TPA Tahfidz Masjid Al-Muhtadin, yang berada di Perum Purwomartani Baru. Semoga melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an ini akan tumbuh generasi Muslim yang bisa membaca dan menghafal al-Qur’an, cinta al-Qur’an, memakmurkan masjid, dan berakhlak yang baik.[]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *