Ketika Ahmad Surya Gumilar belajar atau latihan khutbah Jum’at, Pak Muhaimin menekankan dua hal saja kepada Mas Ahmad: (1) harus fasih (2) mesti ada intonasi. Dua hal ini penting karena khutbah Jum’at bagian dari ibadah shalat Jum’at, maka kefasihan tentu utama; dan intonasi ketika membaca bagian pembukaan, isi, dan doa adalah bagian yang sangat perlu diperhatikan agar khutbah menarik sehingga jamaah tidak mengantuk.
Alhamdulillaah…, latihan yang dilakukan Mas Ahmad secara tekun dan sungguh-sungguh membuahkan hasil. Semoga ini menginspirasi para santri lainnya untuk terus tekun belajar dan mengaji. []





